Senin, 1 Juni 2026 Berita Terkini & Terpercaya
Seni Nusantara KayaSeni Nusantara Kaya
Seni Nusantara Kaya - Your source for the latest articles and insights
Beranda China Bantah Tuduhan Dukung Militer Iran Ancam Bal...

China Bantah Tuduhan Dukung Militer Iran Ancam Balas Tarif AS

China Bantah Tuduhan Dukung Militer Iran, Ancam Balas Tarif AS di Tengah Eskalasi Dagang Global Laporan Solok – China Bantah Tuduhan Dukung

China Bantah Tuduhan Dukung Militer Iran, Ancam Balas Tarif AS di Tengah Eskalasi Dagang Global

Laporan Solok – China Bantah Tuduhan Dukung Militer Ketegangan geopolitik antara China dan Amerika Serikat kembali memanas setelah muncul tuduhan bahwa Beijing memberikan dukungan militer kepada Iran. Pemerintah China dengan tegas membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai informasi yang tidak berdasar, sekaligus memperingatkan akan mengambil langkah balasan jika Washington memberlakukan tarif tambahan.

Melalui pernyataan resmi, Kementerian Luar Negeri China menegaskan bahwa negara tersebut tidak pernah menyalurkan senjata ke pihak mana pun dalam konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah. Beijing juga menyatakan bahwa seluruh ekspor peralatan militer China berada di bawah kontrol ketat sesuai hukum domestik dan kewajiban internasional.

Bantahan Tegas Beijing

 Beijing menekankan bahwa kebijakan luar negerinya berfokus pada stabilitas kawasan, bukan memperkeruh konflik yang sudah berlangsung di Timur Tengah.

Dalam beberapa pernyataan, China juga menyerukan agar semua pihak menahan diri dan mengedepankan diplomasi dalam menyelesaikan ketegangan di kawasan tersebut. Sikap ini sekaligus menjadi upaya Beijing menjaga citra sebagai kekuatan global yang mendukung perdamaian internasional.China Bantah Pasok Senjata ke Iran, Trump Ancam Kenaikan Tarif 50 Persen

Baca Juga: Polisi Gagalkan Penyelundupan 157 Ballpress Barang Impor dari Timor Leste ke NTT

Ancaman Tarif dari Washington

Di sisi lain, Amerika Serikat meningkatkan tekanan dengan mengaitkan isu ini pada kebijakan ekonomi. Washington mengancam akan mengenakan tarif hingga 50 persen terhadap produk impor China jika terbukti memberikan dukungan militer kepada Iran.

Ancaman tersebut menjadi bagian dari strategi tekanan ekonomi yang lebih luas, di mana AS berusaha membatasi pengaruh China dalam konflik geopolitik yang melibatkan Iran.

China Siap Membalas

 Pemerintah China menyatakan siap mengambil “tindakan balasan” untuk melindungi kepentingan ekonominya.

Pernyataan ini memperlihatkan potensi eskalasi baru dalam perang dagang antara dua kekuatan ekonomi terbesar dunia.

Dampak ke Stabilitas Global

Situasi ini menambah kompleksitas hubungan internasional yang sudah tegang akibat konflik di Timur Tengah. Ketidakpastian ekonomi bisa meningkat, terutama di sektor industri manufaktur dan energi.